PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI

Maret 21, 2014 at 11:50 pm (Uncategorized)


1.      DEFINISI DAN DASAR PEMGAMBILAN KEPUTUSAN

a.      Definisi Pengambilan Keputusan

Definisi pengambilan keputusan menurut Siagian adalah suatu pendekatan terhadap hakikat suatu masalah, pengumpulan fakta-fakta dan data, penentuan yang matang dari alternatif yang dihadapi dan pengambilan tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat.

Keputusan adalah hasil pemecahan masalah yang dihadapinya dengan tegas. Hal itu berkaitan dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai ‘apa yang harus dilakukan’ dan seterusnya mengenai unsur-unsur perencanaan. Dapat juga dikatakan bahwa keputusan itu sesungguhnya merupakan hasil proses pemikiran yang berupa pemilihan satu diantara beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapinya.

b.      Dasar Pengambilan Keputusan

George R. Terry menyebutkan 5 dasar dalam pengambilan keputusan, yaitu:

1. Intuisi

Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi adalah pengambilan keputusan  yang berdasarkan perasaan yang sifatnya subyektif.  Dalam pengambilan keputusan berdasarkan intusi ini, meski waktu yang digunakan untuk mengambil keputusan relatif pendek, tetapi keputusan yang dihasilkan seringkali relatif  kurang baik karena seringkali mengabaikan dasar-dasar pertimbangan lainnya.

2. Pengalaman

Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman memiliki manfaat bagi pengetahuan praktis, karena dengan pengalaman yang dimiliki seseorang, maka dapat memperkirakan keadaan sesuatu, dapat memperhitungkan untung-ruginya dan baik-buruknya keputusan yang akan dihasilkan.

3. Wewenang

Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang biasanya dilakukan oleh pimpinan terhadap bawahannya, atau oleh orang yang lebih tinggi kedudukannya kepada orang yang lebih rendah kedudukannya. Hasil keputusannya dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama dan memiliki otentisitas (otentik),  tetapi  dapat menimbulkan sifat rutinitas, mengasosiasikan dengan praktek diktatorial dan sering melewati permasalahan yang seharusnya dipecahkan sehingga dapat menimbulkan kekaburan.

4. Fakta

Pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta empiris dapat memberikan keputusan yang sehat, solid dan baik. Dengan fakta, tingkat kepercayaan terhadap pengambil keputusan dapat lebih tinggi, sehingga orang dapat menerima keputusan yang dibuat itu dengan rela dan lapang dada.

5. Rasional

Pada pengambilan keputusan yang berdasarkan rasio, keputusan yang dihasilkan bersifat objektif, logis, lebih transparan dan konsisten untuk memaksimumkan hasil atau nilai dalam batas kendala tertentu, sehingga dapat dikatakan mendekati kebenaran atau sesuai dengan apa yang diinginkan. Pengambilan keputusan secara rasional ini berlaku sepenuhnya dalam keadaan yang ideal. Pada pengambilan keputusan secara rasional terdapat beberapa hal sebagai berikut:

  1. Kejelasan masalah: tidak ada keraguan dan kekaburan masalah.
  2. Orientasi tujuan: kesatuan pengertian tujuan yang ingin dicapai.
  3. Pengetahuan alternatif: seluruh alternatif diketahui jenisnya dan konsekuensinya.
  4. Preferensi yang jelas: alternatif bisa diurutkan sesuai kriteria.
  5. Hasil maksimal: pemilihan alternatif terbaik berdasarkan atas hasil ekonomis yang maksimal.

2.      JENIS-JENIS KEPUTUSAN

Ada beberapa jenis-jenis keputusan yang sering dilakukan dalam sebuah organisasi. Jenis-jenis keputusan tersebut adalah sebagai berikut :

a.      Keputusan Untuk Menyelesaikan Masalah (Problem Solving  Decision)

Pengambilan keputusan ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Contohnya : Ketika terjadi tagihan konsumen yang tidak terbayarkan, keputusan harus segera diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut.

b.      Keputusan Berdasarkan Intuisi (Intuitive Decision)

Keputusan ini diambil berdasarkan perasaan atau intuisi seseorang, biasanya dipengarui oleh pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki.

c.       Keputusan Untuk Mengatasi Konflik (Conflict Decision)

Keputusan ini diambil dengan tujaun agar konflik yang timbul tidak berujung pada pertikaian dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi usaha tim Anda.

d.      Keputusan Yang Diambil Berdasarkan Alasan Yang Strategis (Strategic Decision)

Keputusan ini diambil dengan tujuan agar suatu usaha bisa menyelesaikan dan mengatasi konflik yang timbul kapanpun.

e.       Keputusan Kreatif (Creative Decision)

Apabila suatu masalah sering terjadi baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan bisnis, perlu diambil sebuah keputusan yang bersifat tuntas, kreatif dan inovatif sehingga permasalahan tersebut tidak terjadi lagi.

f.       Tidak Ada Keputusan Atau Keputusan Diam (Silent Decision)

Dengan tidak mengambil langkah atau tindakan dan justru memilig diam sebenarnya Anda sudah mengambil keputusan dan jenis keputusan ini disebut keputusan diam. Biasanya keputusan ini di ambil karna dilatarbelakangi oleh :

  • Menunggu apa yang akan terjadi.
  • Melihat reaksinya.
  • Tidak mau mengikuti arus atau emosi yang muncul.
  • Membiarkan itu terjadi.

3.      FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan, di antaranya adalah sebagai berikut :

a.      Posisi / Kedudukan

Dalam kerangka pengambilan keputusan, posisi/kedudukan seseorang dapat dilihat dalam hal berikut:

  • Letak posisi; dalam hal ini apakah is sebagai pembuat keputusan (decision maker), penentu keputusan (decision taker) ataukah staf (staffer).
  • Tingkatan posisi; dalam hal ini apakah sebagai strategi, policy, peraturan, organisasional, operasional, teknis.

b.      Masalah

Masalah atau problem adalah apa yang menjadi peng-halang untuk tercapainya tujuan, yang merupakan penyimpangan daripada apa yang diharapkan, direncanakan atau dikehendaki dan harus diselesaikan.

c.       Situasi

Situasi adalah keseluruhan faktor-faktor dalam keadaan, yang berkaitan satu sama lain, dan yang secara bersama-sama memancarkan pengaruh terhadap kita beserta apa yang hendak kita perbuat. Faktor-faktor itu dapat dibedakan atas dua, yaitu sebagai berikut :

  • Faktor-faktor yang konstan (C), yaitu faktor-faktor yang sifatnya tidak berubah-ubah atau tetap keadaanya.
  • Faktor-faktor yang tidak konstan, atau variabel (V), yaitu faktor-faktor yang sifatnya selalu berubah-ubah, tidak tetap keadaannya.

d.      Kondisi

Kondisi adalah keseluruhan dari faktor-faktor yang secara bersama-sama menentukan daya gerak, daya ber-buat atau kemampuan kita. Sebagian besar faktor-faktor tersebut merupakan sumber daya-sumber daya.

e.       Tujuan

Tujuan yang hendak dicapai, baik tujuan perorangan, tujuan unit (kesatuan), tujuan organisasi, maupun tujuan usaha, pada umumnya telah tertentu/ telah ditentukan. Tujuan yang ditentukan dalam pengambilan keputusan merupakan tujuan antara atau objective.

4.      IMPLIKASI MANAJERIAL

Dalam pengambilan keputusan , seorang pemimpin harus memperhatikan segala aspek yang melatarbelakangi suatu masalah dimana keterampilan seorang pemimpin harus selalu diasah untuk menyelesaikan permaslahan yang kompleks karena membutuhkan pertimbangan yang matang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dan yang terpenting dalam setiap pengambilan keputusan seorang manajer diharuskan keputusan tersebut dapat diterima oleh semua kalangan karna adanya kebijakan.

Dari berbagai macan gaya dalam pengambilan keputusan, disini saya sebagai penulis akan menjelaskan contoh kasuk pengambilan keputusan dengan”Gaya Prilaku”. Dalam pengambilan keputusan dengan gaya prilaku biasanya seorang pemimpin itu cenderung dapat bekerja sama dengan orang lain dan terbuka dalam pertukaran pendapat, cenderung menerima saran, sportif dan bersahabat, suka menghindari konflik serta perduli pada kebahagiaan orang lain, akan tetapi dampak negatif dari gaya ini adalah keputusan nya menjadi tidak tegas dan sulit mengatakan tidak apabila keputusan tersebut berdampak kerugian pada orang lain.

DAFTAR PUSTAKA

J. Suprapto, Teknik Pengambilan Keputusan (Edisi Revisi), 2005

Irham Fahmi, Manajemen Pengambilan Keputusan: Teori dan Aplikasi, 2011

http://wistizebua.blogspot.sg/2011/05/jenis-jenis-keputusan.html

http://sering-headache.blogspot.sg/2013/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

http://degung-wira.blogspot.sg/2012/10/4-gaya-pengambilan-keputusan.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: