TEAMWORK

Maret 7, 2014 at 9:33 pm (Uncategorized)


1. Pengertian dan Karakteristik Kelompok atau Organisasi

A. Pengertian Kelompok atau Organisasi

Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Selain itu, organisasi berasal dari istilah organism yang merupakan sebuah entitas dengan bagian-bagian yang terintegrasi dimana hubungan mereka satu sama lain saling berkaitan secara utuh.

Berikut ini akan di jelaskan beberapa definisi dari para ahli yang ditekankan pada :

1. Kumpulan Orang

  • James D. Monney dalam bukunya (The Principle of Organization) menyatakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk pencapaian suatu tujuan bersama.
  • Ralp Currier Davis dalam bukunya (The Foundation of Top Management) menyatakan bahwa organisasi adalah suatu kelompok orang yang sedang bekerja ke arah tujuan bersama di bawah suatu kepemimpinan tertentu.
  • Ernest Dale dalam bukunya (Planning and Developing the Company Organizations Structure) menyatakan bahwa organisasi adalah suatu proses perencanaan. Hal ini berkaitan dengan menyusun, mengembangkan dan memelihara atau struktur atau pola hubungan-hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu badan usaha/perusahaan.

2. Prses Pembagian Kerja

  • Harleigh Trecker dalam bukunya (Group Process in Administration) menyatakan bahwa organisasi adalah tindakan atau proses menghimpun atau mengatur kelompok-kelompok yang saling berhubungan dari berbagai bagian ke dalam satu keseluruhan yang bekerja.
  • Cyril Soffer dalam bukunya (Organization in Theory and Practice) menyatakan bahwa organisasi adalah perserikatan orang yang masing-masing diberi peranan tertentu dalam suatu sistem kerja dan pembagian kerja, dimana pekerjaan dibagi bagi menjadi perincian tugas, diberikan di antara pemegang peranan dan digabung dalam beberapa bentuk hasil.
  • Edgar Schein dalam bukunya (Organisation Psychology) menyatakan bahwa organisasi adalah koordinasi yang rasional dari aktivitas-aktivitas sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan yang jelas, melalui pembagian kerja dan fungsi serta melalui jenjang wewenang dan tanggung jawab.

3. Sistem Kerjasama, Sistem Hubungan, atau Sistem Sosial

  • Chester I Barnard dalam bukunya (The Function of Executive) menyatakan bahwa organisasi adalah suatu sistem tentang aktivitas-aktivitas kerjasama dari dua orang atau lebih sebagai sesuatu yang tak berwujud dan tak bersifat pribadi, sebagian besar mengenai hubungan-hubungan.
  • Dwight Waldo dalam bukunya (The Study of public Administration) menyatakan bahwa organisasi adalah struktur hubungan-hubungan diantara orang-orang berdasarkan wewenang dan bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi.
  • Paul C Bartholomeus dalam bukunya: (An Outline of Public Administration) menyatakan bahwa organisasi adalah susunan yang logis dari bagian-bagian yang saling bergantung untuk mewujudkan suatu keseluruhan yang bersatu padu dengan kekuasaan dan kontrol dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Organisasi bukan sekedar kumpulan orang dan bukan sekedar pembagian kerja. Pembagian kerja hanyalah salah satu asas organisasi, sehingga tidak dapat digunakan untuk memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai organisasi. Pandangan yang lebih mengenai organisasi adalah yang memberikan penekanan pada sistem kerjasama, sistem hubungan atau sistem sosial.

B. Karakteristik atau Ciri-ciri Kelompok/Organisasi

Setiap Organisasi atau kelompok harus memiliki 3 unsur dasar, yaitu: orang-orang (sekumpuan orang), kerjasama, dan tujuan yang ingin dicapai. Dari unsur tersebut maka secara lebih rinci sebuah organisasi/kelompok memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal,
  • Adanya kegiatan yang berbeda-beda, tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part) yang merupakan kesatuan kegiatan,
  • Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa; pemikiran, tenaga, dan lain-lain,
  • Adanya kewenangan, koordinasi dan pengawasan,
  • Adanya tujuan yang ingin dicapai.

2. Tahapan Pembentukan Kelompok

Model pembentukan suatu kelompok pertama kali siajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasiklkan banyak ide-ide lain setelah konsep ini dicetuskan.

Berikut adalah penjelasan dari tahapan pembenrukan sebuah Kelompok atau Organisasi :

  • Tahap 1: Pembentukan (Forming)

Di tandai dengan ketidakpastian tentang tujuan, struktur dan kepemimpinan. Masing-masing anggota saling menjajagi bentuk prilaku yang dapat diterima. Hasilnya, para anggota mulai merasa bagian dari kelompok.

  • Tahap 2: Perjuangan (Storming)

Menunjukan konflik antar-anggota. Meskipun anggota menerima eksistensi kelompok, namun terjadi pertentangan pendapat mengenaibagaimana kelompok mengendalikan anggota, dan siapa yang akan mengendalikan kelompok. Hasilnya, hirarki kepemimpinan yang lebih jelas.

  • Tahap 3: Pengaturan (Norming)

Terjadi hubungan yang lebih dekat dan persatuan yang lebih erat. Timbul jati diri kelompok dan kebersamaan. Hasil. Struktur kelompok yang lebih mantap, dan terbentuk harapan bersama mengenai prilaku anggota yang diinginkan.

  • Tahap 4: Pelaksanaan (Performing)

Dimana struktur kelompok telah berfungsi sepenuhnya. Aktivitas kelompok telah beralih dari saling mengenal dan memahami satu sama lain menjadi menjalankan tugas dan pekerjaan. Tahap ini merupakan perkembangan terakhir bagi kelompok yang bersifat tetap.

  • Tahap 5: Penyelesaian (adjouring)

Yaitu perkembangan terakhir bagikelompok yang bersifat sementara, seperti panitia, tim, task force, dengan tugas-tugas tertentu. Dalam tahap ini, para anggota mulai menyiapkan diri untuk membubarkan kelompok.

3. Kekuatan Teamwork

Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencpai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi paling populer di tim.

Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.

Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya. Berikut poin-poin teamwork yang baik:

  1. Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
  2. Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
  3. Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
  4. Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus disingkirkan.
  5. Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
  6. Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.
  7. Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal sukses bersama.
  8. Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.
  9. Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?
  10. Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.
  11. Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan kerjasama.
  12. Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak perlu waktu yang lama.
  13. Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.

4. Implikasi Manajerial

Dalam Implikasi Managerial ini saya sebagai penulis akan memberikan sebuah contoh Teamwork dalam Perusahaan, didalam dunia perusahaan memang kata teamwork sangat sering kita dengar, karena dalam dunia itu memang sangat penting sekali kerja sama antara satu orang dengan orang lain, disini saya akan menjelaskan betapa pentingnya kerjasama dalam sebuah pekerjaan yang bergerak di bidang teknologi.

Di era modern seperti sekarang, pasti semua perusahaan sudah menggunakan yang namanya teknologi, terlebih lagi dengan yang namanya komputer, maka dari itu sekarang banyak sekali sumberdaya manusia yang ahli dibidang teknologi, biasanya orang yang bekerja di bidang teknologi itu selalu bekerja dengan cara teamwork, contohnya seorang administrator jaringan harus selalu bekerja 24 jam menjaga sebuah server agar tidak terjadi kerusakan,  jika hanya ada 1 orang yang bekerja, maka akan menjadi sangat sulit di kerjakan oleh orang tersebut, jadi biasanya dibuat sistem teamwork yang terdiri dari 3 sampai dengan 4 orang, dan mereka harus saling melengkapi satu sama lain agar menjadi kompak dalam bekerja, sehingga tidak ada yang saling menjatuhkan satu sama lain, maka kerjasama tersebut akan berjalan dengan baik.

Sumber Referensi

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/09/definisi-definisi-organisasi

Sutarto, Dasar-dasar Organisasi, Gajah Mada University, 1982

Sentanoe Kertonegoro, Organisasi dan Manajemen, 1994

http://rizkyfebriyanto.blogspot.sg/2013/06/kekuatan-team-work.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: