IPTables Firewall

Mei 4, 2010 at 2:06 am (Uncategorized)


Artikel ini saya peroleh dari linux.or.id dan  sengaja saya publish di blog saya karena saya sendiri kadang2 lupa konfigurasi IPTables di Linux dan buat temen-temen yang baru belajar IPTablesnya Linux, artikel ini mungkin dapat sedikit membantu.

Mastering IPTables Seri 1

Anda pasti pernah mendengar yang disebut dengan firewall pada jaringan komputer, kalo kita jadikan bahasa indonesia berarti tembok api. Aneh dan Lucu, tetapi punya fungsi yang penting untuk melindungi jaringan intranet dari serangan hacker maupun akses ilegal.

Selain meningkatkan keamanan firewall berguna untuk mengatur akses internet yang boleh dipakai pengguna, misalkan pak Joko bisa pakai yahoo messenger dan pak Ali ngga bisa pakai Yahoo Messenger. Nah untuk mengatur akses tadi kita memakai aplikasi firewall linux yaitu iptables.

Firewall adalah perangkat komputer yang kita fungsikan sebagai router untuk memisahkan jaringan intranet dan internet. Firewall memiliki dua kartu jaringan, eth0 berhubungan langsung dengan internet dan eth1tersambung dengan jaringan LAN / Intranet

Pada Mastering Firewall IPTables Seri – 1 ini kita membahas prinsip dasar firewall iptables, mengelola akses internet berdasarkan alamat IP,port aplikasi dan MAC address. Firewall IPTables packet filtering memiliki tiga aturan (policy), yaitu:

INPUT
Mengatur paket data yang memasuki firewall dari arah intranet maupun internet. kita bisa mengelola komputer mana saja yang bisa mengakses firewall. misal: hanya komputer IP 192.168.1.100 yang bisa SSH ke firewall dan yang lain tidak boleh.

OUTPUT
Mengatur paket data yang keluar dari firewall ke arah intranet maupun internet. Biasanya output tidak diset, karena bisa membatasi kemampuan firewall itu sendiri.

FORWARD
Mengatur paket data yang melintasi firewall dari arah internet ke intranet maupun sebaliknya. Policy forward paling banyak dipakai saat ini untuk mengatur koneksi internet berdasarkan port, mac address dan alamat IP Selain aturan (policy) firewall iptables juga mempunyai parameter yang disebut dengan TARGET, yaitu status yang menentukkan koneksi di iptables diizinkan lewat atau tidak. TARGET ada tiga macam yaitu:

ACCEPT
Akses diterima dan diizinkan melewati firewall

REJECT
Akses ditolak, koneksi dari komputer klien yang melewati firewall langsung terputus, biasanya terdapat pesan “Connection Refused”. Target Reject tidak menghabiskan bandwidth internet karena akses langsung ditolak, hal ini berbeda dengan DROP.

DROP
Akses diterima tetapi paket data langsung dibuang oleh kernel, sehingga pengguna tidak mengetahui kalau koneksinya dibatasi oleh firewall, pengguna melihat seakan – akan server yang dihubungi mengalami permasalahan teknis. Pada koneksi internet yang sibuk dengan trafik tinggi Target Drop sebaiknya jangan digunakan.

Berikut ini contoh penggunaan firewall iptables untuk mengelolak akses internet :

Policy INPUT

IP Firewall = 192.168.1.1
IP Administrator = 192.168.1.100
IP Umum = 192.168.1.200

1. Membatasi port number

iptables -A INPUT -i eth1 -s 192.168.1.200 -d 192.168.1.1 -p tcp -dport 22-j REJECT

Contoh di atas melarang komputer klien dengan IP 192.168.1.200 mengakses port 22 ssh) firewall yang memiliki IP 192.168.1.1

Policy FORWARD

1. Membatasi orang mengakses port aplikasi P2P (Limewire, GnuTella & Bearshare)

iptables -A FORWARD -p tcp -dport 6340:6350 -j REJECT
iptables -A FORWARD -p -dport 6340:6350 -j REJECT

-p tcp (koneksi menggunakan protokol TCP)
-p udp (koneksi menggunakan protokol UDP)
-dport 6340:6350 (melarang akses port 6340 sampai dengan 6350)

2. Membatasi koneksi satu alamat IP

iptables -A FORWARD -s 192.168.1.99 -d 0/0 -j REJECT -d 0/0

berarti ke semua tujuan

3. Membatasi koneksi berdasarkan range IP

iptables -A FORWARD -m iprange -src-range 192.168.1.100-192.168.1.150 -d 0/0 -j REJECT

4. Membatasi koneksi internet berdasarkan MAC Address

iptables -A FORWARD -m mac -mac-source 00:30:18:AC:14:41 -d 0/0 -j REJECT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: