Keragaman Budaya Daerah (Provinsi Bengkulu)

Maret 12, 2013 at 11:14 am (Uncategorized)


PENDAHULUAN

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah yang luas, terbentang dari Aceh sampai ke Papua. Ada 17.504 pulau yang tersebar di seluruh kedaulatan Republik Indonesia, yang terdiri atas 8.651 pulau yang bernama dan 8.853 pulau yang belum bernama. Di samping kekayaan alam dengan keanekaragaman hayati dan nabati, Indonesia dikenal dengan keberagaman budayanya. Di Indonesia terdapat puluhan etnis yang memiliki budaya masing-masing. Misalnya, di Pulau Sumatra: Aceh, Batak, Minang, Melayu (Deli, Riau, Jambi, Palembang, Bengkulu, dan sebagainya), Lampung.

bengkuluDi sini saya sebagai Penulis akan membahas tentang Keragaman Budaya Daerah yang Berada di daerah Bengkulu. Provinsi Bengkulu ditinjau dari letak geografisnya terletak di antara 101001’– 10341’ BT dan 20 16’ – 30 31’ LS terletak disebelah barat pegunungan Bukit Barisan dan memanjang dari perbatasan Provinsi Sumatera Barat sampai ke perbatasan Provinsi Lampung sepanjang lebih kurang 567 kilometer. Wilayah Provinsi Bengkulu yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia pada garis pantai sepanjang 525 kilometer, terletak pada bagian Barat dan merupakan dataran rendah yang relatif sempit, memanjang dari Utara ke Selatan serta diselang-selingi daerah yang bergelombang, sedangkan  pada bagian Timur berbukit-bukit dengan dataran tinggi yang subur.

PEMBAHASAN

Secara geografis, Bengkulu boleh dibilang masuk dalam kategori wilayah periferal. Dan kategori periferal, tidaklah cenderung ekslusif ataupun esoteris. Tetapi dalam perjalanan sejarahnya, Bengkulu justru menjadi ajang pelarian kaum migran dari berbagai etnis, baik etnis domestik (Bugis, Madura, Jawa, Melayu, Minang, Aceh, Bali, Nias dan lain-lain), ataupun etnis manca (Eropa, Afrika, India, Cina, Persia, Arab dan lain-lain). Dan mereka (para migran) itu berlatar belakang kelas sosial yang bervariatif. Ada yang dari kelas adel (bangsawan), ambtenaar (pegawai), legger (tentara), handelaar (pedagang), hingga slaven(budak).

Setelah terjadi kontak sosial yang cukup intens dengan masyarakat setempat, benturan sosio-koltural pun tak terelakan. Dan benturan sosio-kultural tersebut telah membawa implikasi proses enkulturasi (pembudayaan) baik secara ekulturatif maupun proses asimilatif dalam kehidupan kebudayaan masyarakat Bengkulu.

Kontak sosio-kultural yang relatif lama membukakesempatan membangun koloni (perkampungan atau pemukiman) yang namanya sering didasarkan atas geneologis etnisnya, seperti Kampung Kepiri, Kampung Melayu, Kampung Cina, Kampung Bali, Kampung Aceh, dan lain-lain. Di samping itu, ada juga nama-nama tempat/wilayah menunjukan identitas etnis seperti Kerkap, Manna, Talo dan lain-lain.

Dan tentu saja berbagai ragam bahasa, sastra, kesenian, perumahan, pakaian, peralatan, serta wujud fisik pun memiliki kontribusi yang sangat berharga dalam memperkaya identitas budaya masyarakat Bengkulu.

Itulah kiranya yang mewarnai peta budaya masyarakat Bengkulu yang multi kultural dan juga multi etnis, meskipun diakui banyak bagian yang telah sirna ditelan era, ataupun terealisasi di tengah percaturan budaya. Kecuali, kebudayaan yang memiliki kemampuan defensif, akomodatif, serta integratif, itulah yang kemudian terserap menjadi kristal kekuatan budaya yang local genius .

Berikut adalah ciri khas budaya Bengkulu, seperti pakaian adat, rumah adat, tarian tradisional, dan lain – lain :

  1. Pakaian Adat Provinsi Bengkulu 

imagesPakaian Adat Pria Bengkulu terdiri dari Jas, Sarung, Celana Panjang, Alas kaki yang dilengkapi dengan penutup kepala dan sebuah keris. Jas tersebut terbuar dari kain bermutu seperti wol dan sejenis nya, dan biasanya berwarna gelap seperti hitam atau biru tua, begitu juga celana nya terbbuat dari bahan dan warna yang sama.

Pakaian Adat Wanita Bengkulu mengenakan baju kurung berlengan panjang, bertabur corak-corak, sulaman emas berbentuk lempengan-lempengan bulat seperti uang logam. Bahan baju kurung umumnya beludru dalam warna-warna merah tua, lembayung atau hitam. Sarung Songket benang emas atau perak dalam warna serasi dan sutra merupakan perangkat busana yang di gunakan dari pinggang sampai mata kaki.

2.   Tarian Tradisional dan Seni Musik Daerah Bengkulu

Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki tarian tradisional atau musik tradisional nya sendiri sesuai dengan adat istiadat yang ada di daerah tersebut, di provinsi Bengkulu juga memiliki seni tari tradisional dan seni musik tradisional yang khas, seperti berikut ini :

Tarian Tradisional Provinsi Bengkulu :

  • Tari Tombak Kerbau
  • Tari Putri Gading Cempaka
  • Tari Pukek
  • Tari Andun
  • Tari Kejei
  • Tari Penyambutan
  • Tari Bidadari Meminang Anak
  • Tari Topeng

Seni Musik Tradisional Provisni Bengkulu :

  • Geritan yaitu cerita sambil berlagu
  • Serambeak yang berupa Petatah-Petitih
  • Andi-andi yaitu Seni sastra yang berupa nasihat
  • Sambei yaitu seni vokal khas suku Rejang,biasanya untuk pesta perkawinan

3.  Rumah Adat Masyarakat Provinsi Bengkulu

rumah adat bengkuluDalam bahasa melayu Bengkulu, rumah tempat tinggal dinamakan juga “Rumah”. Rumah tradisional Bengkulu termasuk tipe rumah panggung. Rumah panggung ini dirancang untuk melindungi penghuninya dari banjir. Disamping itu kolong rumah panggung juga dapat dipergunakan untuk menyimpan gerobak, hasil panen, alat-alat pertanian, kayu api, dan juga berfungsi sebagai kandang hewan ternak.

Bentuk rumah panggung melayu ini terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

Bagian atas rumah masyarakat Bengkulu terdiri dari :

  • Atap, terbuat dari ijuk, bamboo, atau seng
  • Bubungan, ada beberapa bentuk
  • Pacu = plafon dari papan atau pelupuh
  • Peran : balok-balok bagian atas yang menghubungkan
  • Tiang-tiang bagian atas
  • Kap : kerangka untuk menempel kasau
  • Kasau : untuk mendasi reng
  • Reng : untuk menempel atap
  • Listplang, suyuk, penyunting

Bagian tengah terdiri dari :

  • Kusen, kerangka untuk pintu dan jendela
  • Dinding : terbuat dari papan atau pelupuh
  • Jendela : bentuk biasa dan bentuk ram
  • Pintu : bentuk biasa dan bentuk ram
  • Tulusi (lubang angin) : ventilasi, biasanya di atas pintu dan jendela, dibuat dengan berbagai ragam hias
  • Tinag penjuru
  • Piabung : tiang penjuru hal
  • Tiang tengah
  • Bendu : balok melintang sepanjang dinding

Bagian bawah terdiri dari :

  • Lantai, dari papan, bamboo, atau pelupuh
  • Geladak, dari papan 8 dim dengan lebar 50cm dipasang sepanjang dinding luar di atas balok
  • Kijing, penutup balok pinggir dari luar, sepanjang keliling dinding
  • Balok (besar), kerangka untuk lantai yang memanjang ke depan
  • Tailan : balok sedang yang berfungsi sebagai tempat menempelkan lantai
  • Blandar : penahan talian, melintang

KESIMPULAN

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah yang luas, terdapat 17.504 pulau yang terdiri dari 8.651 pulau yang bernama dan 8.853 pulau yang belum bernama. Selain kekayaan alam dengan keanekaragaman hayati dan nabati, Indonesia dikenal dengan keberagaman budayanya, salah satunya terdapat di kepulauan sumatera selatan yaitu propisnsi Bengkulu.

Provinsi Bengkulu ditinjau dari letak geografisnya terletak di antara 101001’– 10341’ BT dan 20 16’ – 30 31’ LS terletak disebelah barat pegunungan Bukit Barisan dan memanjang dari perbatasan Provinsi Sumatera Barat sampai ke perbatasan Provinsi Lampung sepanjang lebih kurang 567 kilometer. Karenanya propinsi Bengkulu termasuk  dalam kategori wilayah periferal. Maksud wilayah periferal adalah wilayah yg tidak ekslusif ataupun eksotis, namun propinsi Bengkulu sering dijadikan sebagai tempat pelarian kaum migran dari berbagai etnis, baik etnis domestik (Bugis, Madura, Jawa, Melayu, Minang, Aceh, Bali, Nias dan lain-lain), ataupun etnis manca (Eropa, Afrika, India, Cina, Persia, Arab dan lain-lain) yang memiliki latar belakang yang bervariatif. Hal itulah yang kemudian terserap menjadi kristal kekuatan budaya Bengkulu yang local genius .

Seperti daerah lain nya Bengkulu memiliki ciri khas budaya, seperti pakaian adat, rumah adat, dan tarian tradisional, yang membuat Provinsi Bengkulu menjadi salah satu provinsi yang kaya akan budaya di Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

http://agussetiyanto.wordpress.com/keberagaman-budaya-masyarakat-bengkulu-berpotensi-memperkokoh-jatidiri-bangsa/

http://simpanglimo.blogspot.com/2008/02/rumah-adat-bangsa-melayu-bengkulu.html

http://tirzarest.wordpress.com/2011/03/23/keberagaman-budaya/

http://bkpmd-bengkulu.com/jo/index.php?option=com_content&view=article&id=47&Itemid=2

http://id.wikipedia.org/wiki/Bengkulu

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: